Wednesday, October 15, 2008

Paket Jenmanii Remaja

Kami tawarkan kepada Anda pencinta tanaman hias khususnya Anthurium Jenmanii, 1 paket berisi 3 pot tanaman Jenmanii remaja terdiri dari:


1 pot Jenmanii Centong sudah keluar tongkol jadi dan 1 bakal tongkol, 1 pot Jenmanii mutasi cobra, dan 1 pot Jenmanii Golok.
Harga paket Rp. 7,5 juta (bisa nego). Foto-foto berikut adalah 2 dari 3 pot Jenmanii yang kami tawarkan (bukan foto terbaru). Untuk lebih jelasnya dapat mengunjungi lokasi kami atau kontak kami.


Jenmanii Golok


Jenmanii Centong

Read More......

Wednesday, August 27, 2008

Pameran Flona di Lapangan Banteng Diundur

Setelah beberapa kali mencari informasi di internet dan bertanya ke teman mengenai jadwal pameran Flora Fauna di Lapangan Banteng, akhirnya diketahui juga bahwa jadwal pameran diundur sampai dengan tanggal 31 Agustus 2008.


Sebagaimana dikutip dari langitlangit, pada tahun 2005 transaksi pameran ini mencapai Rp 6,5 miliar, pada tahun 2006 meningkat menjadi Rp 10, 5 miliar dan pada tahun 2007 lalu nilai transaksinya mencapai Rp 15,5 miliar.

Read More......

Friday, August 08, 2008

Laporan Pandangan Mata Pameran Lapangan Banteng

Beberapa hari lalu, kami berkesempatan berkunjung ke Lapangan Banteng untuk melihat Pameran Flora Fauna yang dilaksanakan oleh Pemda DKI Jakarta untuk ke sekian kali. Dalam pengamatan kami, beberapa hal dapat kami sampaikan berikut ini:
'


1. Untuk tanaman hias, ada 5 kelompok besar yang begitu dominan yaitu Anthurium, Aglaonema, Puring, Dendrobium dan Anggrek, serta kelompok tanaman obat-obatan dan buah.
2. Soal harga, khususnya anthurium ada beberapa stand yang menjual dengan harga yang cukup terjangkau, meski ada juga yang masih menjual dengan harga cukup tinggi, bahkan untuk jenis-jenis tertentu harganya masih puluhan hingga ratusan juta. Untuk Aglaonema, harga tertinggi yang kami jumpai menyentuh angka di atas 20 jutaan. Jenis-jenis lain sesuai dengan kesepakatan saja.
3. Untuk Fauna, didominasi oleh reptil dan ikan. Kali ini Kebun Binatang Ragunan tidak membuka stand khusus seperti tahun-tahun sebelumnya.

Soal transaksi, sejauh pengamatan kami para pembeli umumnya adalah end user (konsumen)dan para kolektor baru yang memang ingin menikmati tanaman hias. Jadi mereka pun kalau membeli sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial mereka.

Bravo tanaman hias Indonesia......

Read More......

Friday, August 01, 2008

Pameran Flona di Lapangan Banteng

Dikutip dari Kompas.com.
JAKARTA, JUMAT - Jumat (1 /8) petang ini Gubernur DKI Fauzi Bowo akan membuka pameran flora dan fauna (flona). Kegiatan tahunan yang digelar oleh Pemprov DKI ini berlokasi di sisi selatan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, dan akan berlangsung hingga 25 Agustus 2008.


Kepala Dinas Pertamanan DKI Ery Basworo mengatakan, masyarakat penggemar tanaman dan hewan hias yang ingin mengunjungi pameran dapat memasuki lokasi tanpa dipungut biaya. Pameran dibuka setiap hari pukul 09.00-21.00. "Bahkan untuk hari Sabtu dan Minggu, waktu pameran lebih panjang, bisa mulai pukul 08.00-22.00," ujar Ery.

Ketua Panitia Pelaksana Pameran Flona 2008, Dwi Bintarto, mengatakan, panitia menyediakan 592 stan, dan seluruhnya telah terisi. Jumlah stan itu diakui lebih sedikit dibanding pameran tahun lalu, yaitu 655 buah. "Sengaja kami kurangi jumlah stannya, untuk memberi kenyamanan kepada pengunjung dalam menikmati pameran ini," ujarnya.

Pameran kali ini diikuti oleh komunitas produsen dan pencinta tanaman hias, buah, dan hewan dari Jakarta, Bogor, dan sekitamya, termasuk produsen sarana penunjang tanaman seperti pot dan pupuk. Pameran juga diikuti instansi terkait dari Pemprov DKI dan Pemprov Bali.

Menurut Dwi, pengunjung tak hanya dapat berburu tanaman hias dan buah, melainkan juga menggali informasi lebih dalam seputar budi daya tanaman hias dan buah. Setiap hari, akan dilakukan demonstrasi dan penyuluhan mengenai budi daya tanaman obat, tanaman hias, dan buah, secara gratis.

Pameran ini juga diramaikan oleh munculnya aneka varietas baru sejumlah tanaman hias yang sedang tren, di antaranya sansiviera, adenium, dan puring, menggantikan tren anthurium gelombang cinta.

Read More......

Thursday, July 31, 2008

Memperbanyak Aglaonema Secara Generatif

Aglaonema dapat diperbanyak secara alami dengan biji. Di alam, biji yang telah matang dan jatuh ke permukaan media akan tumbuh menjadi tanaman baru. Keuntungan perbanyakan melalui biji yaitu dihasilkan tanaman baru yang terkadang berbeda dengan sifat induknya sehingga diperoleh varietas baru. Sifat yang muncul merupakan perpaduan dari sifat kedua induknya (jantan dan betina). Tingkat keberhasilan tumbuh sangat tergantung pada jumlah biji yang dihasilkan, kualitas biji, dan cara perawatannya.


Untuk mendapatkan biji, aglaonema harus melangsungkan perkawinan terlebih dahulu, yaitu bertemunya benang sari (kelamin jantan), dan putik (kelamin betina). Secara alami, penyerbukan atau perkawinan aglaonema dibantu oleh sejenis serangga kecil (Diptera) yang telah membawa serbuk sari dari bunga lainnya. Penyerbukan ini akan berhasil bila bunga kemudian berkembang menjadi buah. Buah ini berisi biji yang fertil. Biji inilah yang bila ditanam akan menjadi calon tanaman baru.

A. Perkembangan Bunga Menjadi Buah
Pada bagian ini perkembangannya dibagi menjadi beberapa tahapan, yaitu:
Tahap 1 : Tanaman mulai berbunga, ditandai munculnya bakal bunga di ketiak daun.
Tahap 2 : Seludang bunga membuka.
Tahap 3 : Putik sudah matang dimana seludang sudah terbuka semua dan siap dibuahi.
Saat seludang terbuka penuh akan tercium aroma harum sebagai tanda pada
esok harinya akan keluar serbuk sari.
Tahap 4 : Proses penyerbukan berhasil ditandai dengan munculnya bakal buah yang mulai
membesar.

B. Penyemaian Biji Aglaonema
1. Petik buah aglaonema yang sudah matang. Tandanya, buah berwarna merah.
2. Pilih buah yang sudah masak, ambil biji-bijinya dengan cara kulit dan daging buah dilepas.
3. Siapkan media tanam untuk penyemaian berupa campuran sekam bakar dan pasir (1:1).
4. Oleskan biji-biji tersebut ke serbuk fungisida.
5. Buat lubang dengan telunjuk tangan sedalam 0,5 cm.
6. Masukkan biji ke dalam lubang, masing-masing lubang berisi 1 biji.
7. Tutup biji dengan media tanam secara tipis-tipis di atas permukaan lubang tersebut.
8. Empat bulan setelah penyemaian, muncul tunas-tunas muda dari biji yang tertanam di sela-sela media.
9. Setelah daun tumbuh 2-3 helai, bibit ditanam secara soliter di pot. Sebaiknya pemindahan dilakukan secara hati-hati.
10. Bibit yang masih kecil dan belum kuat diberi kawat penyangga agar tidak rebah. Rawat bibit secara rutin dan hati-hati. Penyiraman yang dilakukan sebaiknya menggunakan sprayer.

Selamat Mencoba.......

Disarikan dari buku Memperbanyak Aglaonema (Desi Saraswati)

Read More......

Friday, July 18, 2008

Pameran Anthurium di Karang Anyar

Beberapa waktu lalu tepatnya 25 Juni - 5 Juli di Karang Anyar, Jawa Tengah berlangsung pameran tanaman hias khusus Anthurium. Pameran ini juga dijadikan ajang untuk kontes anthurium terbaik yang diikuti beberapa peserta pameran dari beberapa kota di Indonesia.


Dari pameran tersebut, terjual 1 pot Anthurium Jenmanii Cobra seharga Rp. 450 juta sebagaimana dilaporkan langitlangit.com. Meski demikian harus diakui penjualan anthurium belum seheboh 2 tahun lalu ketika harganya melonjak tajam. Tetapi dengan adanya ajang ini, semua pihak yang berkecimpung di bisnis anthurium berharap kebangkitan bisnis tanaman hias tidak hanya anthurium tetapi semua jenis.

Bravo tanaman hias Indonesia......

Read More......

Friday, July 04, 2008

Jenmanii Stang Pendek


Name : Anthurium Jenmanii
Country : Indonesia
Payment : Cash
Quantity : 1
Packaging : polybag (Pot)


This Anthurium Jenmanii is a good plant. It's has a thick leave and character.
For further information, Please visit our location. We are waiting for you.

Read More......